Kamis, 18 Oktober 2012

I won't give up!


dari judulnya aja, kalian udah bisa tebak kan apa yang mau gue share disini. simple nya, ini salah satu cerita tentang cita - cita gue yang sampai sekarang "mungkin" belom tercapai sekarang. kenapa gue menyisipkan tanda ("), karena saat ini gue merasa diri gue adalah seorang penulis (cita-cita gue). tapi seperti kata idola gue, kak Jflow, 'ngerap itu gampang, tapi jadi rapper yang menginspirasi banyak orang? ga segampang itu' maksudnya? gini, ngerap itu bagian dari bermusik. perbedaan antara bermusik dan ngerap, bisa kalian baca di blog idola gue: http://jflowrighthere.blogspot.com/
tapi bukan tentang ngerap dan bermusik yang mau gue bahas. disini gue pengen coba terapin hal ini ke bidang gue, tulis - menulis. menulis itu gampang, tapi menjadi seorang penulis yang berhasil mengumpulkan banyak pembaca supaya respect sama kita, itu yang susah. and, that's true! gue bisa menulis apapun yang gue mau, tapi apa gue bisa disebut penulis? cuma kalian yang bisa menilai.

kenapa gue hobby banget nulis?
mungkin pertanyaan ini sempat muncul di otak temen - temen gue. dan beberapa diantara mereka menyampaikan ini langsung sama gue, tp ga sedikit gue tau hal ini dari teman gue yang lainnya. pertanyaan mereka sepertinya hampir sama dengan pertanyaan gue ketika pertama kali gue mulai menjalankan hobby ini. menyadari atau enggak, ternyata gue juga hobby baca. apapun pasti gue baca kalo ada waktu senggang. berawal dari hobby baca itulah, akhirnya gue punya hobby nulis. maksudnya? gue bukan cuma pengen jadi penikmat doang. gue juga pengen menghasilkan karya yang bisa dibaca semua orang, dalam hal ini tulisan. nah, sejak saat itu gue jadi termotivasi buat nulis.

awalnya hobby nulis gue cuma ada di angan - angan doang. saat itu gue masih kelas 3 smp, dan gue belom menyadari bakat menulis gue. umur bertambah, dan tingkat pendidikan gue juga semakin tinggi. memasukki kelas 1 smk, gue mulai menulis tentang salah satu idola gue, David Archuleta. tapi sayang, buku nya hilang entah kemana-_- (penulis yang labil dan ceroboh) sejak saat itu, hasrat untuk menulis lama - lama mulai pudar. gue sangat malas buat nulis lagi. dan perlahan, gue meninggalkan dunia menulis..

masuk kelas 2 smk, gue dapet kabar kalo sekolah gue bakal adain acara kunjungan perusahaan ke Gramedia. gue selalu excited kalo denger sesuatu yang berhubungan sama buku. gue masih hobby baca sampai sekarang. makanya, gue berharap di Gramedia nanti gue bisa beli beberapa buku buat gue baca dirumah. itu kejutan pertama yang gue dapet dari kepsek (kepala sekolah) gue. kejutan lainnya adalah, kita disuruh bikin semacam novel gitu buat dikumpulin ke Gramedia. dan dari sekian banyak novel akan diundi 3 orang pemenang buat dapet hadiah buku dari Gramedia. katanya sih, jadi nanti Gramedia bakalan bikin buku berisi kumpulan novel singkat dari siswa/i SMK Strada II (nama sekolah gue). gue cukup tertantang buat bikin novel ini. bukan karena gue pengen memenangkan hadiah walaupun itu sempat terlintas dalam otak gue. tapi jujur bukan itu alasannya. gue hanya mau mengukur sejauh mana kemampuan gue dalam bidang menulis.  iya, cuma itu.

berdasarkan syarat dan ketentuan yang diajukan pihak Gramedia ke sekolah, akhirnya seluruh siswa/i di sekolah gue mencoba membuat novel tersebut. gue cukup merepotkan banyak orang saat itu, karena gue ga punya komputer. gue pinjem komputer tante gue buat ngetik naskah yang udah gue tulis tangan sebagai bagian dari kerangka novel gue dan menyimpannya di flashdisk. singkat cerita, batas waktu pembuatan novel hampir selesai. novel belom gue print sama sekali. karena gue masih melakukan beberapa kali revisi buat meyakinkan diri gue kalo novel gue pantas bersaing dengan teman, adik dan kakak kelas gue lainnya.

berhubung tante gue punya printer tapi tintanya abis, jadi gue mencari cara buat ngeprint di warnet. emang sial atau gimana, gue datengin warnet dekat rumah gue satu per satu. dan gue malah dapet masalah! warnet pertama yang gue datengin, TUTUP! hampir hopeless, gue coba datengin warnet kedua. warnetnya buka sih, tintanya ada, bisa ngeprint tapi... dy ga punya software Ms. Office! gokil, tp gue serius. anjrit, seketika itu juga gue panik, kalang kabut, nyari warnet ke berbagai pelosok dunia (lebay, tp demi novel!).
(attention: plis, buat yg lagi baca sambil ngantuk, warnet itu bukan nama orang.)

gue mencoba menghubungi temen - temen smp gue buat numpang ngeprint, dan cuma ada satu orang saat itu, namanya Aurel (username'nya @Aurelia_Wi). tolong ya, ini bukan Aurel anaknya mas Anang. beneran ini Aurel temen smp gue!! akhirnya, dengan sedikit harapan gue datengin rumahnya sekitar jam 8'an. udah malem emang, nyokap juga udah marah - marah telponin gue mulu karena gue kebiasaan mengurusi keperluan sekolah malem - malem gini. sampe dirumah Aurel, gue langsung to the point buat minta bantuan dia ngeprint novel gue. emang dasar orangnya baik, dia memeriksa secara detail penulisan novel gue. bisa dibilang, dia editor gue saat itu. proses editing selesai, dan gue mengeprint novel gue tersebut. jujur aja, bisa dibilang dia juga terlibat dalam membantu pembuatan novel gue! Thank you very much!

***

hari udah makin malam. sekitar jam 22.30 gue balik dari rumah Aurel. tadinya gue berpikiran untuk mampir ke tukang fotocopy buat nge-jilid novel ini, tapi gajadi dan memutuskan buat pulang ke rumah, karena nyokap udah telponin buat langsung pulang selesai nge-print. sampe dirumah, gue merapikan semua novel buat dijilid. dengan bantuan nyokap, akhirnya novel gue bisa terjilid dengan rapi.
keesokan paginya, gue dateng ke sekolah dan langsung menyerahkan novel ini sama guru gue buat dikumpulin. dan kita langsung dikasih informasi mengenai kunjungan nanti ke Gramedia. excited? banget!

singkat cerita, sampailah kita pada kunjungan ke Gramedia ini. disana gue banyak belajar mengenai cara distribusi buku, pemasaran, hingga acara talkshow bersama penulis mengenai penerbitan buku-buku tersebut. setelah mengikuti kegiatan bersama pihak Gramedia ini, saatnya pengumuman penulisan novel terbaik dari siswa/i SMK STRADA II. perasaan gue saat itu, bisa dibilang.. cukup deg-deg an. disatu sisi gue pengen menang. tapi disisi lain, gue ga yakin bisa menang.

"Juara ke 3 jatuh kepada penulis bernama Silvia Kristiani Saeman, kelas XIA" salah satu orang Gramedia mulai membacakan nama pemenangnya. gue cukup kaget dan antusias dengan keberhasilan temen gue, Phia, biasa dipanggil. gue ucapin selamat dan ikut senang sama keberhasilan dia.
"Juara ke 2 jatuh kepada penulis bernama Virginia Martha Lucia, kelas XIA" pengumuman kembali dibacakan. gue bengong dan shock! temen gue menyenggol gue, "lo menang tuh. sana maju" gue ngerasa kehilangan kesadaran untuk beberapa detik, sebelum gue memutuskan untuk maju dan berdiri di samping Phia.
"Juara pertama jatuh kepada penulis bernama Lisye, kelas XIIA" suara tepuk tangan dari teman-teman dan guru-guru serta beberapa karyawan Gramedia menyambut sang juara. gue dan phia juga ikut mengucapkan selamat ke kak Lisye karena dia berhasil memenangkan 'kontes' ini.

setelah pengumuman pemenang ini, banyak beberapa temen dan guru-guru mengucapkan selamat ke gue, phia, dan kak Lisye. kepala sekolah gue juga ikutan ngucapin selamat. dan Dia membuat gue sedikit melupakan kemenangan gue saat itu dengan pertanyaannya dan mulai berpikir serius. namanya bu Retno, dan pertanyaan Beliau adalah: "setelah ini, apa kamu masih mau melanjutkan nulis?" DEEEGGG! spontan gue bingung dengan pertanyaan Dia, sebelum gue jawab: "saya akan jadi penulis Bu." dia cuma tersenyum, dan bilang: "kamu harus banyak belajar! jangan cepat puas" gue ikut tersenyum sambil menganggukkan kepala.

sejak saat itu, gue jadi memikirkan segala sesuatu yang berhubungan dengan dunia menulis. gue mulai bikin blog ini, dengan tujuan menyimpan semua tulisan gue disini biar suatu saat gue ga kehilangan data lagi. gue juga banyak membaca novel dari beberapa penulis buat referensi. dan cukup banyak juga gue mengumpulkan informasi seputar dunia menulis. tapi saat ini yang lagi gue pikirin adalah, "model tulisan seperti apa yang bakal gue tampilin? apakah seperti raditya dika? atau agnes jessica?" pertayaan itu sering banget muter2 di otak gue, dan gue gagal menemukan jawabannya.

semakin gue terus menulis, sepertinya gue menemukan jawaban dari pertanyaan gue tadi. gue adalah gue. raditya dika adalah raditya dika. dan agnes jessica adalah agnes jessica. gabisa disamain. cara berpikir gue sama mereka beda, jadi mungkin cara tulisan gue juga beda sama mereka. yap! saat ini, gue udah mulai nulis lagi, menulis tentang apapun yang gue mau dan gue tau. dan gue ga akan pernah nyerah sampe gue berhasil meraih juara pertama plus jabatan PENULIS yang diakui semua orang bener2 jatuh di tangan gue.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar