Kamis, 08 November 2012

Easy Come, Easy Go


Yeah, here I'm. kembali menulis lagi setelah beberapa hari sempat vakum dari dunia Blog. seperti judul diatas, kali ini gue mau bahas hal-hal yang bikin anak muda jaman sekarang, termasuk gue tentunya, mengalami gelisah, gundah gulana, bimbang, bingung, ragu dll atau yang biasa disebut dengan satu kata "Galau". entah apa yang gue rasain ketika gue mencoba menulis postingan ini. kondisi hati gue juga lagi ga beres sepertinya.. antara sedih, kecewa, dan bingung yap semuanya bercampur jadi satu.

"kehidupan pribadi gue"
gue bisa dibilang termasuk orang yang cukup terbuka dengan kehidupan gue. beberapa orang yang baru gue kenal sepertinya mencoba mencari tau tentang siapa gue. dan memang sangat disengaja gue membiarkan mereka mencari celah buat mempelajari karakter gue. satu per satu mereka mengenal gue lebih dekat, dan ketika mereka mulai tau 'hampir' semua hal tentang gue, perlahan tapi pasti gue kembali menarik diri gue ke dasar yang paling dalam, menghindari mereka yang seharusnya tidak ikut terperangkat ke dalam kehidupan pribadi gue yang semakin dasar.

"kehidupan mereka"
hampir sama dengan kehidupan pribadi gue, hanya saja kali ini gue yang mempelajari seperti apakah sifat dan karakter mereka masing-masing. mengenal lebih dekat dan meyakinkan mereka kalo gue bukan bagian dari "pengunjung". gue pengen belajar dan bertumbuh bersama mereka. gue pengen tau banyak hal tentang mereka. dan yang terpenting, pada akhirnya gue bakal jadi "pengunjung" melainkan menjadi "penetap" di kehidupan mereka.

kehidupan pribadi setiap orang bisa digambarkan seperti air laut dengan kedalaman diatas rata-rata. ketika kalian berada di atas untuk melihat semuanya kebawah, kalian hanya akan mendapatkan setengah fakta tentang kehidupan kita masing-masing dan itupun belum tentu benar atau salah dalam hal ini bersih atau kotor. sebaliknya, ketika kalian berusaha menyelam untuk mencapai dasar laut tersebut, kalian akan melihat banyak fakta yang terselubung dan mungkin jauh lebih baik daripada yang kelihatan.

"Mulai bosan dengan beberapa orang yang bisanya cuma nyakitin. Mulai meninggalkan mereka detik ini~" pernyataan itu sempet gue twit beberapa minggu yang lalu di twitter gue, @virginiamarthaL. cukup banyak respon followers gue yang RT pernyataan gue itu. entah apa maksud mereka nge-RT, mungkin kondisi yang mereka alami, sama seperti yang gue rasain saat itu.
awalnya gue berpikiran benar-benar bisa meninggalkan beberapa orang yang datang ke hidup gue buat menyakiti gue, tapi ternyata.. gue gabisa! agak bingung memang melihat beberapa orang yang awalnya tulus bersikap baik, kemudian berubah menjadi.. (silahkan isi sendiri)

berandai-andai buat memilah beberapa orang yang boleh hadir di hidup kita itu, ga ada salahnya kan? tapi mungkin lo ga akan pernah belajar dewasa dari orang-orang tersebut. karena secara akal sehat, lo pasti akan memilih orang-orang yang memberikan keuntungan buat lo. come on, back to reality! mungkin orang-orang rese itu.. (orang yg bisanya cuma nyakitin) juga telah memberikan tinta sendiri buat mewarnai hidup lo. apapun warnanya, jelas atau enggak, suka atau benci hidup lo akan jauh lebih membosankan tanpa kehadiran orang-orang ini. mereka mungkin memberikan dampak negatif di hidup lo, tapi di hidup orang lain? mereka bagai permata yang dipuja banyak orang. mereka mungkin terlihat menjijikan di mata lo, tapi di mata orang lain? mereka seperti barang berharga yang takut kehilangan. don't judge them from the cover!

"mudah datang, mudah pergi"
beberapa orang sepertinya kurang menyadari kehadiran mereka buat orang lain. sehingga mereka dengan seenaknya datang ke kehidupan orang lain, menggoreskan tinta, lalu kemudian pergi yang pada akhirnya meninggalkan bekas untuk dikenang. gue mengenal banyak orang yang hanya menjadi "pengunjung" di kehidupan gue. mereka datang membawa senyum, tapi kemudian mereka pergi meninggalkan luka. cukup sulit beradaptasi dengan mereka yang tidak sepenuhnya terbuka dari awal. mereka membiarkan gue mencari tau dan mempelajari tentang kehidupan pribadi mereka yang sebenarnya sengaja mereka tutup.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar